Pidie Jaya - Pimpinan Wilayah (PW) Persatuan Islam (Persis) Aceh melakukan aksi pembersihan rumah warga yang masih tertimbun lumpur akibat banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya.
Kegiatan sosial ini dilaksanakan di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, pada 6–7 Januari 2026. Aksi dua hari ini bertujuan meringankan beban masyarakat yang hingga kini masih terdampak banjir bandang.
Proses pembersihan di beberapa wilayah belum maksimal. Sebagian warga masih menempati pengungsian karena rumah mereka belum layak huni.
Empat relawan berangkat dari Banda Aceh dan didampingi Ketua PW Persis Aceh, Ustaz Chairul Azaman BK, serta Sekretaris PW Persis Aceh, Masrur Marzuki. Kegiatan ini juga didukung oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) Persis.
Relawan membawa berbagai alat kerja dan perlengkapan kebersihan dari Banda Aceh, seperti cangkul, sekop, kereta sorong, serta alat-alat kebersihan lainnya. Pembersihan dilakukan secara manual karena kondisi permukiman padat sehingga alat berat tidak bisa menjangkau rumah warga. Lumpur tebal di dalam rumah harus diangkat satu per satu oleh relawan.
“PW Persis Aceh hadir bersama relawan untuk membantu membersihkan lumpur yang masih menumpuk di rumah warga. Kami berharap kehadiran ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat terdampak banjir bandang,” ujar Ustaz Chairul Azaman BK.
Salah satu rumah yang menjadi fokus pembersihan adalah milik Ustaz Zakaria, calon pengurus Persis Kabupaten Pidie Jaya, yang mengalami kerusakan cukup parah. Demi efektivitas, relawan memilih menginap di rumah warga agar proses pembersihan dapat berjalan maksimal.
PW Persis Aceh menegaskan aksi sosial ini tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, pihaknya akan terus menyalurkan bantuan serta melaksanakan aksi sosial lainnya di berbagai daerah yang membutuhkan perhatian dan kepedulian masyarakat.
Reporter : Henry Lukman Hakim
Comments (0)